Perhatian

Blog ini pindah ke www.tulisanardo.com, untuk melihat postingan terbaru klik www.tulisanardo.com.

Jumat, 20 Agustus 2010

Rekayasa Perangkat Lunak - Analisa Kebutuhan (Requirement Gathering)

Pada kuliah ini dosen hanya menerangkan sedikit karena dosen ku ada urusan lagi katanya. Jadi materinya gak semuanya di berikannya. Jadi materi pada pertemuan ini adalah Analisa Kebutuhan atau Requirement Gathering.

Nah inilah sedikit tentang Requirement Gathering. Analisa kebutuhan biasanya bagian pertama dari setiap produk perangkat lunak. Sebelum kita merancang perangkat lunak, kita harus tau dulu apa yang diinginkan dari perangkat lunak tersebut. Pada tahapan ini kita harus bertemu langsung dengan orang yang ingin membuat sebuah perangkat lunak, kita juga harus menganalisis dan mengetahui fitur apa saja yang dibutuhkan dalam perangkat lunak yang akan di buat.
Saya juga mencatat apa yang dimasksut dengan kebutuhan, kebutuhan adalah pernyataan tentang produk (sistem / perangkat lunak) diinginkan yang berisi apa yang harus dilakukan.
Kebutuhan sistem ini juga ada dua macam, yaitu kebutuhan fungsional, dan kebutuhan Non fungisiolan.
Secara konseptual, analisa kebutuhan mencakup tiga jenis yaitu:

  1. Kebutuhan Eliciting : bertugas untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan pengguna untuk menentukan apa permintaan mereka
  2. Menganalisa Permintaan : bertugas untuk menganalisa permintaan, apakah ada yang tidak jelas, tidak lengkap, ambigu, atau bertentangan, dan menyelesaikan masalah ini
  3. Permintaan Recoding : Permintaan mungkin didokumentasikan dalam berbagai bentuk, seperti bahasa dokumen alam, kasus penggunaan, pengguna cerita, atau spesifikasi prooses.

Persyaratan Rekayasa

Persyaratan analisis sistematis juga dikenal sebagai rekayasa persyaratan. Rekayasa kebutuhan dapat dibagi menjadi langkah-langkah kronologis diskrit:

  1. Persyaratan elisitasi
  2. Persyaratan analisis dan negosiasi
  3. Persyaratan spesifikasi
  4. Pemodelan sistem
  5. Persyaratan validasi
  6. Persyaratan manajemen

Persyaratan Analisis

Stakeholder

Stakeholder adalah orang atau organisaisi (badan hukum seperti purusahaan, badan standart) yang memiliki kepentingan yang valid dalam sistem. Mereka mungkin akan tepengaruh olehnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Stakeholder lain akan mencakup:

  1. siapa yang mengoprasikan sistem (normal dan oprasi pemeliharaan)
  2. apa manfaat dari sistem (fungisional, politik, keungan dan sisial penerimaan manfaat)
  3. Siapa yang terlibat dalam pembelian atau pengadaan sistem. Dalam sebuah organisasi massa-produk pasar, manajemen produk, pemasaran dan kadang-kadang bertindak sebagai konsumen pengganti penjualan(pasar massal planggan) untuk memandu pengembangan produk.
  4. organisasi yang mengatur aspek sistem (keuangan, keselamatan , dan regulator lainnya)
  5. orang atau organisais menentng sistem (stakeholder negatif)
  6. organisasi yang bertanggun jawab untuk sistem antarmuka dengan sistem di bawah desain
  7. organisasi-organissasi yang mengintegrasikan horijontal dengan organisasi untuk siapa analis adalah merancang sistem
Pihak-pihak yang berkepentingan dalam stakholder adalah User, Clients, Tecnical staff.

Wawancara

Wawancara stakeholder adalah teknik yang umum digunakan dalam analisis kebutuhan. Wawancara ini dapat mengungkapkan persyaratan sebelumnya tidak dibayangkan sebagai dalam likup proyek, dan persyaratan munkin betentangan. Namun, setiap pihak akan memiliki gagasan tentang harapan mereka atau akan memiliki divisualisasikan persyaratan mereka.
Nah ini lah catatan saya selama didalam kelas mendengarkan dosen. Tetapi untuk memperlengkannya saya juga mengambil sedikit materi dari internet. Smoga catatan saya ini berguna bagi teman-teman. Selamat belajar.

Related Post



0 komentar:

Poskan Komentar